Langsung ke konten utama

Berita PINBAS MUI DIY

 Berita PINBAS MUI DIY



Sejak diterbitkan SK MUI DIY pada 31 Maret 2022 terkait pendirian Pusat Inkubasi Bisnis Syariah (PINBAS) MUI DIY yang fokus pada kegiatan UMKM, maka Jumarodin selaku ketua PINBAS yang biasa dipanggil kak juma oleh teman temannya terus melakukan kordinasi kegiatannya.

Berita terbaru adalah agenda Monev MUI pusat ke MUI DIY yang dihadiri oleh ketua komisi dan ketua lembaga semi otonom MUI DIY termasuk PINBAS dan LPPOM, Basyarnas, dll

Secara umum wakil PINBAS hadir yang bisa didengar dan diterima dari arahan oleh pengurus MUI pusat dengan beberapa point catatan penting sebagai berikut beritanya untuk PINBAS MUI DIY : Pertama, Pinbas adalah lembaga semi otonom MUI dari tk daerah, propinsi hingga pusat. Kedua, Pinbas diharapkan lebih fokus pada literasi, edukasi, sosialisasi dan pendampingan kepada UMKM. Ketiga, Sinergi dan kolaborasi dengan para pihak perlu terus dilakukan yang sesuai dengan agenda PINBAS DIY.

Sabtu 15 Oktober 2022, ketua PINBAS MUI DIY bersama anggota pengurus lain berkunjung ke lokasi budidaya aloevera dan 1001 produk olahannya. Kak Azfa Pabulo selaku wakil ketua PINBAS DIY mendampingi bagaimana setiap pelaku usaha disekitar lokasi budidaya aloevera memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Selanjutnya kak juma bersama kak irfan haris selaku anggota pengurus PINBAS DIY daerah Sleman mendampingi pembiayaan usaha budidaya aloevera agar terus makin kuat usahanya dan cepat mendapatkan konsumen untuk tumbuh, kuat dan berkembang bersama warga sekitarnya.

Mak Etty demikian dipanggil oleh pecinta budidaya aloevera saat pandemi mampu mengedukasi warga masyarakat di 34 propinsi se Indonesia. Dan lewat media budidaya aloevera, Mak etty tidak hanya melakukan niat dakwah ekonomi untuk umat islam tapi juga non islam dan siapa saja yang cinta alam indonesia ini makin memberi manfaat sejahtera buat rakyat indonesia dengan kembali ke alam sekitarnya dan tidak merusaknya.

Senin 2 Oktober 2022, Kak Azfa, Kak Mahmudi dan Kak Yeni sebagai pengurus PINBAS DIY juga terus menebar manfaatnya dengan mengelola Lembaga Industri Kreatif Ekonomi Desa (Like Desa). Like Desa Pinbas DIY bersama BI Kpw DIY mengadakan  pendampingan tiga komunitas UMKM kuliner, pangan dan kerajinan agar makin cepat puliha dan bangkit lebih kuat di era pasca pandemi saat ini. Info kegiatan anggota Pinbas lainnya ditunggu oleh sekretaris PINBAS DIY dkk. Semoga kedepan makin nyata pendampingan setiap  anggota pengurus PINBAS DIY. (kak juma)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kultum 20: Indahnya Memaafkan, Melampaui Sekadar Tradisi Jabatan Tangan

  8 April 26: Kultum 20, Indahnya Memaafkan, Melampaui Sekadar Tradisi Jabatan Tangan Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Hadirin yang dirahmati Allah, Sudah menjadi tradisi kita di Indonesia, ketika Syawal tiba, kita berbondong-bondong melakukan "Salaman" atau Halal bi Halal untuk saling memaafkan. Namun, pertanyaannya: Apakah proses memaafkan itu sudah meresap ke dalam jiwa, ataukah hanya menjadi ritual jabatan tangan yang kering tanpa makna? Memaafkan adalah salah satu bentuk pengendalian hawa nafsu yang paling tinggi. Mengapa? Karena nafsu kita selalu ingin menang, ingin membalas, dan ingin menyimpan dendam agar merasa lebih unggul dari orang lain. Memaafkan: Karakter Mereka yang "Naik Kelas" Dalam Al-Quran, Allah SWT menjanjikan surga bagi orang yang bertakwa, dan salah satu ciri utamanya adalah: "...dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan." ...

Kultum 21: Menjaga Kedermawanan Tetap Mengalir Setelah Ramadhan

  Kultum 21: Zakat Maal & Sedekah Jariyah Tema: Menjaga Kedermawanan Tetap Mengalir Setelah Ramadhan 1. Mukadimah Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Segala puji bagi Allah yang masih memberikan kita kesempatan menghirup udara di sepuluh malam terakhir Ramadhan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada baginda Nabi Muhammad SAW, teladan terbaik dalam kedermawanan. 2. Zakat Maal: Membersihkan, Bukan Mengurangi Memasuki fase akhir Ramadhan, fokus kita biasanya tertuju pada Zakat Fitrah. Namun, jangan sampai kita melupakan Zakat Maal (zakat harta). Jika Zakat Fitrah adalah pensuci jiwa, maka Zakat Maal adalah pensuci harta. Allah SWT berfirman: "Ambilah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka..." (QS. At-Taubah: 103) Seringkali kita merasa sayang mengeluarkan $2,5\%$ . Padahal, secara filosofis, zakat bukanlah pemotongan harta, melainkan pembersihan "kotoran" atau hak orang lain yang tertitip di domp...

Kultum 2: Istiqamah Itu Berat, Yang Ringan Itu Rehat

  Istiqamah Itu Berat, Yang Ringan Itu Rehat   1. Pembukaan (Mukadimah) Mulai dengan Salam, hamdalah, syahadatain dan shalawat.serta satu dalil yang mau dibahas Pancing audiens dengan pernyataan:  "Banyak orang mampu berlari kencang di bulan Ramadhan, namun sedikit yang mampu tetap berjalan konsisten setelah fajar Syawal menyapa." 2. Inti Sari: Mengapa Istiqamah Terasa Berat?  Istiqamah seringkali terasa berat karena kita sering memaksakan "dosis Ramadhan" ke dalam bulan-bulan biasa. Kita lupa bahwa: Istiqamah bukan tentang kecepatan, tapi tentang arah.  Lebih baik berjalan satu senti menuju Allah setiap hari daripada berlari satu kilometer lalu berhenti selamanya. Musuh utama adalah futur (kejenuhan).  Setelah satu bulan penuh dengan jadwal ibadah yang padat, mental manusia secara alami akan mencari "istirahat" ( rehat ). 3. Strategi "Langkah Kecil" agar Tidak Terhenti ...