Langsung ke konten utama

BERITA SATU OMAH KKMB DIY

 AGENDA OMAH KKMB DIY

30 Juni 2022, Ahad, MUSDA KKMB DIY di Resto Cimol Jl Timoho Yk, Room meeting.

3 Juli, Ahad, raker pengurus PKKMB DIY di PT Indoasia, Jl Piyungan Prambanan, Room meeting

3 Juli, Ahad, Persiapan Kemerdekaan KKMB di Pesona Merapi Jakal, Private room Prof Gunawan S

4 Juli, Senin, Persiapan dekrit revitalisasi KKMB DIY, di Joglo dhahar embung Potorono, Bantul

5 Juli Selasa Dekrit Presiden RI, Revitalisasi KKMB. KKMB Reborn. KKMB Bangkit Kembali.

6 Juli Rabu dst. Piket setiap hari di omah KKMB DIY kordinasikan & komunikasikan kegiatannya

16 Juli 2022, Sabtu, Raker Sunerji KKMB INTANI GSI, Bengkel Sapi Kalijeruk, Sleman, Yogyakarta. Dari Yogya untuk Indonesia.


Pejuang KKMB DIY 2022

Dikordinasikan & dikomunikasikan oleh

1. Pembina: Prof Dr Gunawan Sumodiningrat

2. Pengawas: Romo Suranto Tudhobusono

3. Pengurus: Kak Juma

4. Kak Tirta

5. Kak Jabat

6. Kak Azfa

7. Kak Tardi

8. Kak Yeni

9. Kak Wahyu

10. Kak Anton

11. Kak Ozzy

Plus anggota KKMB DIY

Periode sebelum 2014

Periode 2015, 2016, 2017, 2018, 2019, 2020, 2021, 2022


Revitalisasi KKMB DIY

Maju tdknya. Produktif tidaknya

Mandiri tidaknya. Professional tdknya

Tergantung dimana pengurus KKMB mencari mitra kegiatannya


PESAN: Jangan marah

Jika KKMB DIY belum dihargai atau masih dihargai kecil 

Karena mungkin KKMB DIY selama ini belum bertempat di tempat yang tepat

Saatnya

KKMB DIY periode 2022 - 2025 cari mitra dan tempat kgtn yg tepat

Selama ini orang tidak salah menilai kemitraan KKMB DIY berkegiatannya seperti apa adanya, masih ini, masih itu, hanya saja pengurus KKMB DIY selama ini sudah berjuang dan mungkin masih blm dapat mitra dan tempat yg tepat untuk meluncurkan busur anak panahnya KKMB DIY kemana, yg tepat dan dihargai wajar, layak dari setiap kgtn profesi KKMB DIY nya

Selasa 5 Juli 22


PESAN: Jangan Berselisih

Saudaraku Sedulurku Sahabatku

1.Kalau kita berselisih dengan pelanggan walaupun kita menang pelanggan akan tetap lari

2.Kalau kita berselisih dengan teman sekerja, walaupun kita menang, tiada lagi semangat bekerja dalam tim

3.Kalau kita berselisih dengan BOS/ pimpinan, walapun kita menang, tiada lagi masa depan ditempat itu

4.Kalau berselisih dengan keluarga, walaupun kita menang, hubungan kekluargaan akan renggang

5.Kalau berselisih dengan teman, walaupun kita menang yang pasti kita akan kekurangan teman...

6.Kalau berselisih dengan pasangan, walaupun kita menang, perasaan sayang pasti akan berkurang... 

7.Kalau kita berselisih dengan siapapun, walauun kita menang pada prinsipnya kita kalah...

8.Yang menang hanya ego kita, dan yang jatuh adalah diri kita

9.Jaga selalu kekompakan dalam kebersamaan...

10.Jaga hati, sikap, perbuatan, lisan dan tulisan, agar tidak ada hati yang tersakiti....

Semoga. Aamiin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kultum 20: Indahnya Memaafkan, Melampaui Sekadar Tradisi Jabatan Tangan

  8 April 26: Kultum 20, Indahnya Memaafkan, Melampaui Sekadar Tradisi Jabatan Tangan Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Hadirin yang dirahmati Allah, Sudah menjadi tradisi kita di Indonesia, ketika Syawal tiba, kita berbondong-bondong melakukan "Salaman" atau Halal bi Halal untuk saling memaafkan. Namun, pertanyaannya: Apakah proses memaafkan itu sudah meresap ke dalam jiwa, ataukah hanya menjadi ritual jabatan tangan yang kering tanpa makna? Memaafkan adalah salah satu bentuk pengendalian hawa nafsu yang paling tinggi. Mengapa? Karena nafsu kita selalu ingin menang, ingin membalas, dan ingin menyimpan dendam agar merasa lebih unggul dari orang lain. Memaafkan: Karakter Mereka yang "Naik Kelas" Dalam Al-Quran, Allah SWT menjanjikan surga bagi orang yang bertakwa, dan salah satu ciri utamanya adalah: "...dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan." ...

Kultum 21: Menjaga Kedermawanan Tetap Mengalir Setelah Ramadhan

  Kultum 21: Zakat Maal & Sedekah Jariyah Tema: Menjaga Kedermawanan Tetap Mengalir Setelah Ramadhan 1. Mukadimah Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Segala puji bagi Allah yang masih memberikan kita kesempatan menghirup udara di sepuluh malam terakhir Ramadhan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada baginda Nabi Muhammad SAW, teladan terbaik dalam kedermawanan. 2. Zakat Maal: Membersihkan, Bukan Mengurangi Memasuki fase akhir Ramadhan, fokus kita biasanya tertuju pada Zakat Fitrah. Namun, jangan sampai kita melupakan Zakat Maal (zakat harta). Jika Zakat Fitrah adalah pensuci jiwa, maka Zakat Maal adalah pensuci harta. Allah SWT berfirman: "Ambilah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka..." (QS. At-Taubah: 103) Seringkali kita merasa sayang mengeluarkan $2,5\%$ . Padahal, secara filosofis, zakat bukanlah pemotongan harta, melainkan pembersihan "kotoran" atau hak orang lain yang tertitip di domp...

Kultum 2: Istiqamah Itu Berat, Yang Ringan Itu Rehat

  Istiqamah Itu Berat, Yang Ringan Itu Rehat   1. Pembukaan (Mukadimah) Mulai dengan Salam, hamdalah, syahadatain dan shalawat.serta satu dalil yang mau dibahas Pancing audiens dengan pernyataan:  "Banyak orang mampu berlari kencang di bulan Ramadhan, namun sedikit yang mampu tetap berjalan konsisten setelah fajar Syawal menyapa." 2. Inti Sari: Mengapa Istiqamah Terasa Berat?  Istiqamah seringkali terasa berat karena kita sering memaksakan "dosis Ramadhan" ke dalam bulan-bulan biasa. Kita lupa bahwa: Istiqamah bukan tentang kecepatan, tapi tentang arah.  Lebih baik berjalan satu senti menuju Allah setiap hari daripada berlari satu kilometer lalu berhenti selamanya. Musuh utama adalah futur (kejenuhan).  Setelah satu bulan penuh dengan jadwal ibadah yang padat, mental manusia secara alami akan mencari "istirahat" ( rehat ). 3. Strategi "Langkah Kecil" agar Tidak Terhenti ...