Langsung ke konten utama

KEGIATAN OMAH KKMB DIY 2022

Omah KKMB DIY

Alamat: Sekber, Gunungketur, PA 2/ 117 Pakualaman Yogyakarta 55112

KEGIATAN KKMB DIY 2022

1

Diklat bisnis

ToT kader olah sampah di DIY dan luar DIY atau se Indonesia

2

EO bisnis

Bersama mitra usaha kelola kegiatan terkait usaha baik lokal, nasional dan global

3

Jasa bisnis

Jualan produk halal. di tempat wisata halal. tempat olah sampah. sayuran segar organik. pemandu edukasi olah sampah. dll

4

Konsultan bisnis

1Rencana: Tanggal 5 Juli 2022 diusulkan kegiatan ToT pengurus/anggota KKMB sebagai konsultan bisnis oleh pengawas dan pembina plus KKMB Nasional pada Sabtu 30 Juli 2022. Tujuannya agar pengurus KKMB DIY memahami AD ART KKMB Nasional. 2Budget: untuk cetak Kaos peserta ToT, konsumsi, dan narasumber. 3Tempat: di Omah KKMB PA Yogya. 4Output: Setiap pengurus fresh dan semangat serta fokus untuk kegiatan sesuai AD ART KKMB Nasional bersama di Omah KKMB sbg konsultan usaha bisnis baik lokal, Nasional maupun global/ ekspor. 5Impact: KKMB makin Mandiri & professional

1Rencana: ToT kader olah sampah bagi RT/ RW/ dukuh/ kades/ kalur se Bantul sebagai model awal sebelum dikopi Nasional. 2Budget: untuk cetak Kaos peserta ToT, konsumsi, dan narasumber. 3Output: Makin banyak kader RT/ RW/ Dukuh/ Lurah desa yang makin paham olah sampah di desanya msg msg dan bisa juga dibawa ke pusatnya di Potorono. 4Target: 10 ton per hari di TPA Potorono tercapai tahun 2022 menuju makin nyata zero waste di Bantul. 5Impact: muncul wisata baru dan potensi baru serta lowongan pekerjaan bagi masyarakat, seperti wisata olah sampah, wisata product halal, sayuran, dll. Batako plastik. kayu plastik. dinding plastik. Pemuda makin bangga tinggal di desa dan mandiri kegiatan produktif di desa. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kultum 20: Indahnya Memaafkan, Melampaui Sekadar Tradisi Jabatan Tangan

  8 April 26: Kultum 20, Indahnya Memaafkan, Melampaui Sekadar Tradisi Jabatan Tangan Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Hadirin yang dirahmati Allah, Sudah menjadi tradisi kita di Indonesia, ketika Syawal tiba, kita berbondong-bondong melakukan "Salaman" atau Halal bi Halal untuk saling memaafkan. Namun, pertanyaannya: Apakah proses memaafkan itu sudah meresap ke dalam jiwa, ataukah hanya menjadi ritual jabatan tangan yang kering tanpa makna? Memaafkan adalah salah satu bentuk pengendalian hawa nafsu yang paling tinggi. Mengapa? Karena nafsu kita selalu ingin menang, ingin membalas, dan ingin menyimpan dendam agar merasa lebih unggul dari orang lain. Memaafkan: Karakter Mereka yang "Naik Kelas" Dalam Al-Quran, Allah SWT menjanjikan surga bagi orang yang bertakwa, dan salah satu ciri utamanya adalah: "...dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan." ...

Kultum 21: Menjaga Kedermawanan Tetap Mengalir Setelah Ramadhan

  Kultum 21: Zakat Maal & Sedekah Jariyah Tema: Menjaga Kedermawanan Tetap Mengalir Setelah Ramadhan 1. Mukadimah Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Segala puji bagi Allah yang masih memberikan kita kesempatan menghirup udara di sepuluh malam terakhir Ramadhan. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada baginda Nabi Muhammad SAW, teladan terbaik dalam kedermawanan. 2. Zakat Maal: Membersihkan, Bukan Mengurangi Memasuki fase akhir Ramadhan, fokus kita biasanya tertuju pada Zakat Fitrah. Namun, jangan sampai kita melupakan Zakat Maal (zakat harta). Jika Zakat Fitrah adalah pensuci jiwa, maka Zakat Maal adalah pensuci harta. Allah SWT berfirman: "Ambilah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka..." (QS. At-Taubah: 103) Seringkali kita merasa sayang mengeluarkan $2,5\%$ . Padahal, secara filosofis, zakat bukanlah pemotongan harta, melainkan pembersihan "kotoran" atau hak orang lain yang tertitip di domp...

Kultum 2: Istiqamah Itu Berat, Yang Ringan Itu Rehat

  Istiqamah Itu Berat, Yang Ringan Itu Rehat   1. Pembukaan (Mukadimah) Mulai dengan Salam, hamdalah, syahadatain dan shalawat.serta satu dalil yang mau dibahas Pancing audiens dengan pernyataan:  "Banyak orang mampu berlari kencang di bulan Ramadhan, namun sedikit yang mampu tetap berjalan konsisten setelah fajar Syawal menyapa." 2. Inti Sari: Mengapa Istiqamah Terasa Berat?  Istiqamah seringkali terasa berat karena kita sering memaksakan "dosis Ramadhan" ke dalam bulan-bulan biasa. Kita lupa bahwa: Istiqamah bukan tentang kecepatan, tapi tentang arah.  Lebih baik berjalan satu senti menuju Allah setiap hari daripada berlari satu kilometer lalu berhenti selamanya. Musuh utama adalah futur (kejenuhan).  Setelah satu bulan penuh dengan jadwal ibadah yang padat, mental manusia secara alami akan mencari "istirahat" ( rehat ). 3. Strategi "Langkah Kecil" agar Tidak Terhenti ...